Abstractive Sense



Saya adalah Andika Sanjaya, seseorang yang menghabiskan masa bayi di Semarang, sedangkan masa muda di Karanganyar dan Surakarta. Mulai tahun 2008, saya resmi menjadi mahasiswa FISIP UNS Prodi Ilmu Komunikasi. Lebih lanjut mengenai saya:


Nasionalist.
Ada lambang Garuda di dadaku.

Positive.
Berpikir positif dan negatif adalah pilihan, saya berusaha positive thinking dan mencari hikmah dari segala hal.

Creative.
Meminjam kata seseorang mengenai arti kreatif, otak orang kreatif “bisa dibolak-balik”, selain harus solutif.

Sepakbola.
Suka sepakbola dan bermain bola sejak menjelang Piala Dunia 1998.
Walau sudah suka sepakbola, saat bertanding sewaktu SD justru memilih bermain-main dengan tanah liat di depan gawang.
Sejak SMP sering terlibat dalam berbagai ajang sepakbola antar kelas dengan pertaruhan gengsi.
Sukses belajar menendang dengan kaki kiri setelah terinspirasi Sinisa Mihajlovic (Eks SS Lazio).
Sempat menjadi Laziale, permainan Thierry Henry dalam game PES mengubah saya menjadi fans The Gunners.
Sewaktu kuliah terkena gaya hidup futsal, meninggalkan lapangan hijau, tapi pada tahap inilah saya pertama kali nonton sepakbola di stadion.
Saat kuliah mengenang masa kecil dengan mengamati anak-anak berlarian mengejar bola sepak.

Championship Manager dan Football Manager
Mengenal game manajerial populer ini sejak CM 2 yang masih sangat sederhana. Setelah terpisah jadi CM dan FM, saya menjadi pendukung FM. Dari game mirip program statistik ini seharusnya praktisi sepakbola nasional bisa belajar mengenai sisi profesional sepakbola modern. Dari sini saya juga paham pentingnya talent scouting.

Tidak terpengaruh kasus film Hollywood di Indonesia.
Terhitung hingga berkepala dua, baru satu kali menonton film di bioskop, itupun film horror komedi.
Memilih menonton film eks-bioskop di layar kaca, walaupun harus menunggu lama.
Menghargai film-film lokal inspiratif semacam Laskar Pelangi, Garuda di Dadaku, King.

Scout IDN
Banyak orang yang peduli dengan liga-liga papan atas nasional, namun segelintir yang peduli terhadap sepakbola akar rumput. Saya ingin mencari tahu mengenai kondisinya secara langsung dimulai dari wilayah terdekat, dengan akhir yang belum ditentukan.

Kamera Poket
Mayoritas foto-foto di blog ini diambil dengan kamera poket keluaran Brica LS-2. Dengan harga yang sangat ramah dan sudah ber-baterai Li-ion, hasil potret untuk outdoor cukup bagus, walaupun tidak untuk indoor. Sebelumnya, saya pernah menggunakan kamera poket Canon PowerShot A430.

Categories:

Leave a Reply