Abstractive Sense

Para pemain Persija Jr berdoa bersama sebelum dimulainya babak kedua
Pertandingan Persis Jr melawan Persija Jr yang digelar pada 23 Desember 2010 di Stadion Sriwedari gagal membuahkan satu gol pun. Selain jalannya pertandingan yang seolah buntu saat diguyur hujan, terdapat beberapa foto yang bercerita mengenai suasana sekitar pertandingan.


Salah seorang pemain Persija Jr duduk di bench ketika beberapa pemain lain melakukan pemanasan.

Kembali menuju lapangan.

Salah seorang Pasoepati yang sempat mencoba jalur instan untuk berpindah lokasi tribun.
Sekumpulan pendukung Persis tersebut dianjurkan untuk pindah ke tribun lain. Sebelumnya berada di tribun barat bagian utara, mereka dipindahkan ke tribun barat bagian selatan. Selama pertandingan berjalan, Pasoepati tidak henti-hentinya mengumandangkan dukungannya pada Persis Jr dengan alat-alat musik khas mereka.
Karena hujan, tribun barat Stadion Sriwedari, satu-satunya tribun beratap, dijejali oleh para penonton.
Hal ini pula yang memaksa saya pindah dari tribun ini walaupun kondisi hujan. Lagipula, para penonton yang berada pada tribun barat bagian utara, tidak bisa menyeberang ke tribun barat bagian selatan, setelah pintu dikunci.
Pelatih Persija Jr, Yuswardi, memantau permainan anak asuhnya.

Seekor capung di pagar kawat tribun timur
Capung diambil dengan modus makro pada kamera Brica LS-2.
Ternyata pada papan skor sudah dipersiapkan tulisan "PER", tentunya untuk mempermudah penyebutan nama tim di Indonesia yang sebagian besar berawalan "P" dan "PER".
Barangkali kelak, jika LPI jadi digelar, dan menjadikan Stadion Sriwedari sebagai tempat pertandingan, maka hanya Persebaya, Persibo, dan Persema yang menggunakan tulisan ini.

Leave a Reply