Abstractive Sense



Melalui rubrik ScoutIDN  ini, AbSense akan  menyajikan kumpulan foto bocah-bocah Indonesia yang  bermain bola di  lapangan, jalanan, hingga di sepetak lahan sempit.  Jadi, salah jika  sepakbola Indonesia hanya identik dengan timnas, atau  kompetisi skala  nasional. Masih ada ribuan bocah yang menggandrungi  sepakbola, entah  sekedar mengisi waktu luang, bertanding mewakili  wilayah, sekolah, SSB, atau tim junior, hingga bercita-cita menjadi  pemain profesional. Sepakbola bukan hanya  milik kalangan tertentu,  apalagi untuk kepentingan politik, sepakbola  milik seluruh rakyat  Indonesia.

Dalam logo tersebut terdapat kata "Scout" dan "IDN". Warna dari tulisan "Scout" sengaja dipilihkan warna hijau, yang tak lain adalah warna utama dunia sepakbola. Kesan sepakbola diperkuat dengan hiasan pada huruf "O" yang menyerupai bola. Sedangkan warna merah pada tulisan "IDN" merupakan warna utama bendera sekaligus kostum timnas Indonesia. Warna hijau sendiri juga warna sekunder dari kostum timnas Indonesia.

Kata "Scout" mengacu pada pemandu bakat yang biasa ada di klub-klub internasional. Seorang pemandu bakat biasa berkeliling suatu wilayah yang telah direncanakan (terkdang juga tidak) untuk mengendus calon bintang besar. Francis Cagigao sebagai contoh, tanpa kejelian pemandu bakat Arsenal FC ini, tidak mungkin Francesc Fabregas menjadi kapten di tim asuhan Arsene Wenger tersebut.

Sedangkan kata "IDN" lebih mengacu pada Indonesia. Kata tersebut merupakan singkatan resmi FIFA untuk menyebut Indonesia dalam pertandingan internasional. Indonesia sangatlah luas dan sebagai negara kepulauan, proses talent scouting tergolong susah. Melalui rubrik ini, ada baiknya untuk mencoba turun langsung ke dunia persepakbolaan akar rumput. Kalaupun belum bisa menjadi seperti Francis Cagigao yang bisa menemukan Fabregas, sering terdapat hal-hal menarik yang ditemui ketika mengamati bocah-bocah bermain bola. Tentu jauh berbeda dibandingkan sepakbola yang sebagian besar orang kenal melalui layar kaca atau di bawah gemerlap lampu stadion.

Cristiano Ronaldo ..... menyisir sayap kanan....
Dioper ke Lionel Messi.... Messi menggiring bola...... tepat di jantung pertahanan.....
Daaaan... Oooh... refleks yang bagus dari Gianluigi Buffon.....

Seorang pemandu bakat yang baik adalah mereka yang menggunakan intuisi dan visi untuk memproyeksikan seorang pemain pada 2-3 tahun mendatang. Projector scout, merupakan satu dari empat tipe scout yang dikenalkan oleh Tony Lucadello, seorang pemandu bakat baseball asal Amerika Serikat.

Amati bocah-bocah yang bermain bola di sekeliling kalian, tidak ada yang menyangka jika ada "The Next Lionel Messi" atau "Indonesian Ronaldo" di situ.

Semoga menginspirasi.



Andika Sanjaya



Lebih lanjut mengenai berita sepakbola usia dini. Cek ini..



Cek di sini..

Categories: , , , , ,

3 Responses so far.

  1. Bakat-bakat baru yang siap bersinar

  2. Andika says:

    Mungkin sudah ada, tapi tersebar di nusantara.hehe

  3. Bakat-bakat baru yang siap bersinar

Leave a Reply