Abstractive Sense

oleh: Andika Sanjaya


Jordan Pundik, vokalis New Found Glory
All along, we follow blindly
Force fed prime-time, previewed nightly
Why would any--body leave the safety of their homes?
I wonder why I wonder why
Only disasters flood the headlines
Other people’s misery are on for the next three hours
Commercial free

Bulan Oktober 2010 ini Indonesia telah disinggahi berbagai bencana alam, mulai dari banjir (Wasior), tsunami (Mentawai), hingga erupsi gunung vulkanik (Merapi). Anehnya, ketiganya berlokasi di tiga pulau berbeda, yang berjarak cukup jauh. Satu kesamaan dari ketiganya yakni kesemuanya sama-sama memakan banyak korban dan menjadi perhatian berbagai institusi media. Hampir setiap jam selalu ada perkembangan ketiga bencana tersebut, bahkan terkadang disorot kamera video secara live, terutama bencana Merapi. Berita mengenai bencana memang tidak bisa dinomorduakan, karena hal ini menyangkut keprihatinan dari sisi kemanusiaan. Tapi, setidaknya, berita bencana tentu sama sekali bukanlah kabar yang baik.

Atau bergeser kepada berita lain yang sedang hangat dibicarakan saat ini, walaupun masih perlu ditelusur kebenarannya, yakni mengenai “Gayus dan wig-nya”. Tidaklah mempermasalahkan pemilihan wig yang kurang modis untuk dipakai Gayus. Namun bagaimana seorang tahanan bisa lolos dari penjara seangker Rutan Brimob Mabes Polri, apalagi hanya untuk berlibur menonton kejuaraan tenis. Sebagai selingan, di game Grand Theft Auto, adalah suatu kondisi yang sangat berat ketika berurusan langsung dengan polisi, secara logika, di dunia nyata tentunya jauh lebih berat. Namun, justru sebaliknya, rakyat Indonesia sekali lagi kecolongan oleh ulah mereka-mereka yang seperti tak tersentuh (invincible).

Bukan Indonesia jika tidak ada berita infotainment yang mengulas ulah-ulah aneh para figur publik, walaupun terkadang kurang penting. Bagaimana bisa, dua orang artis sebuah film yang sama, yang dilibatkan untuk berakting secara profesional, malah justru terlibat pertengkaran yang berbuntut panjang. Atau ada berita sensasional lain, klaim seseorang wanita atas seorang ulama terkenal mengenai aib pribadi masa lalu.

Dari beberapa contoh berita di atas, media memang lebih sering untuk menginformasikan berita yang bukan kabar baik. Kalaupun ada berita baik, toh mungkin hanya segelintir. Apalagi jika dibandingkan keberadaan program-program yang sengaja dikhususkan untuk berita-berita kriminalitas, mulai dari pembunuhan, pengeroyokan, hingga perkosaan. Audiens bisa memperoleh update informasi kejahatan beserta modusnya yang terjadi di setiap jengkah wilayah di Indonesia.

Sebuah keunikan ketika sebuah lagu tidak hanya berisikan kisah-kisah romantika atau kesenangan dangkal. New Found Glory, sebuah band punk pop asal Amerika, melalui salah satu lagunya yang sudah cukup lama, ternyata memuat kritik terhadap media. Seperti sepotong lirik lagu di atas, lagu dengan judul No News is Good News merupakan salah satu lagu dari album Catalyst yang dirilis pada tahun 2004, di bawah naungan Geffen Records. Selain itu, lagu tersebut ternyata juga dimasukkan dalam album kompilasi yang melibatkan beberapa band untuk mengkritik mantan presiden Amerika, Rock Against Bush, Vol. 1. Ketika kita mungkin terhanyut oleh media, mereka justru menanggapinya secara kritis.

Gambar dua kover album yang di dalamnya terdapat lagu "No News is Good News".
Dari judulnya saja, sudah nampak jelas, bahwa kondisi seperti itu sedang terjadi sekarang. Ketika kompetisi memaksa media melakukan berbagai strategi untuk unggul di mata audiens. Permasalahan yang perlu kita renungkan, apakah penyebab media lebih banyak memberitakan yang buruk? Atau jangan-jangan media hanya sebagai refleksi kehidupan kita yang telah terlampau buruk.

And I can’t take much more of this
Were all so wrapped up, in it
Nothing will change, but the channel
So I turn it off






Lirik dari: http://www.ultimate-guitar.com/.

Leave a Reply