Abstractive Sense

Ini adalah foto-foto lain mengenai para pemain, yang notabene adalah seorang bocah.


"Mas, difoto, Mas!", pinta mereka sehabis saya memotret euforia kemenangan adu penalti SSB Terang Bangsa

Ternyata teman-temannya yang lain cukup sadar kamera

Kiper SSB Fortuna Sukoharjo berdoa demi hasil yang lebih baik
Sepakbola dan kesadaran beribadah berjalan beriringan

Seperti tidak ada jalan lain

Para pemain asal Jawa Timur mendadak menjadi suporter SSB Sumber Pucung Malang. Mereka tanpa henti-hentinya menyanyikan lagu-lagu khas suporter sepakbola nasional.

Cristian Gonzales, pemain anyar timnas?

Randitya, kiper eksentrik yang mudah dikenali dari rambutnya

Foto oleh : Andika Sanjaya
Kamera : Brica LS-2
Read More …

Selain pada foto-foto sebelumnya, masih ada momen-momen lain pada pertandingan Liga Bocah yang cukup menarik, seperti sebagai berikut.

Sudahlah, tidak perlu menangis, ini hanya permainan

Para pendukung SSB Mas Yogyakarta meninggalkan lapangan. Diam-diam Wayne Rooney (10) juga menonton

Berkumpul sejenak untuk kebersamaan dalam bermain

Para pemain SSB SKB Gudo Jombang melakukan pemanasan

"Siiiit, penalti!!!!!", teriak serentak para suporter dan wasit akhirnya menunjuk titik putih

Kiper tim SSB Pesat Karanganyar, bersiap-siap menghalau tendangan penalti

Walaupun kemasukan, SSB Pesat Karanganyar (putih) tetap melaju ke babak selanjutnya setelah masih unggul 2-1

Hanya kostum milik Mamat (11) dan Ilham (27) yang memiliki nama

Fantri, kapten kesebelasan SSB Tugu Muda Semarang, kembali bermain pada Liga Bocah kali ini

Rekan setim Fantri, Rossi, juga bermain di Liga Bocah kali ini.
Foto keduanya pada Liga Bocah Agustus lalu di Solo dapat dilihat di sini


Foto oleh : Andika Sanjaya
Kamera : Brica LS-2
Read More …

Lapangan terendam, panpel berteduh

Stadion Gelora Merdeka Jombor merupakan stadion yang sebenarnya cukup memadai untuk menyelenggarakan kompetisi, khususnya Liga Bocah. Namun, alam memang tidak dapat dilawan, hujan yang semakin deras memaksa jadwal pertandingan tertunda. Lagipula, drainase hingga saat ini masih menjadi permasalahan di liga paling prestisius di Indonesia, yakni LSI.

Sebelumnya, Minggu, 21 November 2010, sekitar pukul 14.00 WIB, pertandingan semifinal antara SSB Kesatria Solo melawan SSB Sumber Pucung Malang tetap digelar di bawah guyuran hujan. Sumber Pucung mendominasi dan maju ke final setelah mengalahkan SSB dari Solo tersebut. Setelah itu, hingga sekitar pukul 16.00 WIB, pertandingan masih belum digelar. Walaupun hujan telah reda, namun lapangan masih tergenang, dan kondisi ini justru dimanfaatkan bocah-bocah peserta kompetisi untuk bermain-main.

Berikut momen-momen yang terekam.

Sebelas pemain SSB Kesatria Solo berjalan menuju lapangan

Seluruh pemain  kedua SSB beserta wasit dan ofisial pertandingan berjejer di lapangan, tanda pertandingan akan dimulai

Babak pertama berakhir, seluruh pemain SSB Sumber Pucung menepi ke bench, hujan mulai mengguyur.

Suasana tribun

Panpel terpaksa harus mengubah posisi duduk untuk berteduh di tengah guyuran hujan

Pertandingan berakhir dengan kemenangan SSB Sumber Pucung, hujan semakin deras dan lapangan mulai tergenang

Pemain dan jajaran pelatih Sumber Pucung berlari menghindari hujan, di sisi lain ofisial pertandingan masih berada di lapangan


Seorang  bocah berada di ujung lorong mengamati derasnya hujan

"Evakuasi" panpel pertandingan dengan payung

Hujan reda dimanfaatkan para bocah untuk bermain bola dan bermain air

Ada yang menendang bola, ada yang kejar-kejaran

Maaf, sekali lagi, ini bukan pantai

Salah seorang bocah menjadi korban tumpuk-undung, dan diamati bocah lainnya yang sedang berkubang
Foto oleh : Andika Sanjaya
Kamera   : Brica LS-2
Read More …

SSB Sumber Pucung (merah) dan Tugu Muda (kuning) saling bersalaman
SSB Sumber Pucung Malang dan SSB Tugu Muda Semarang sebenarnya merupakan dua tim yang dijagokan masuk final. Setidaknya jika ditilik dari performa keduanya pada Liga Bocah di Surakarta Agustus lalu. Keduanya menjadi juara pada kelompok umur yang berbeda. Namun, ternyata keduanya harus bertemu lebih awal dalam babak penyisihan. Sama-sama kuat, keduanya harus menempuh adu penalti untuk menentukan pemenang. SSB Sumber Pucung akhirnya berhasil menyarangkan bola lebih banyak daripada SSB Tugu Muda. Bisa jadi, hal ini disebabkan oleh keberadaan para pendukung SSB Sumber yang berada tepat di belakang gawang dan berkali-kali menguji konsentrasi kiper SSB tim asal Semarang tersebut.

Berikut momen-momen yang telah diabadikan.

Tendangan bebas oleh SSB Tugu Muda

Kemelut di depan gawang Sumber Pucung

Kick off babak kedua

Mencari kawan

Pemain Sumber Pucung mengelabui pemain Tugu Muda hingga jatuh

Perebutan bola di sisi kiri pertahanan Sumber Pucung

Rossi, kiper Tugu Muda, salah menebak datangnya bola

Tendangan penalti Fantri, kapten kesebelasan, diamati tim lawan

Kiper kalah cepat menyambut bola

Masuk atau tidak?

Tendangan penentuan menghujam gawang

Rossi, Kiper SSB Tugu Muda, berjalan di antara euforia kemenangan para pemain dan pendukung SSB Sumber Pucung

Foto oleh : Andika Sanjaya
Kamera   : Brica LS-2
Read More …

Pemain pengganti "Tim Italia" menunggu di pinggir lapangan

"Kamu dukung yang mana, Argentina atau Italia?", tanya seorang pemain SSB kepada salah seorang temannya. Itulah canda bocah tadi seraya membandingkan kostum kedua tim yang bertanding dengan kostum dua negara besar dalam dunia sepakbola. Tim yang berbaju biru muda dan putih itu merupakan Tim SSB asal Semarang, yakni Terang Bangsa, sedangkan kurang jelas siapa yang menjadi lawannya. Pada pertandingan ini, SSB Terang Bangsa meraih kemenangan melalui adu penalti setelah tertahan pada waktu normal. Berikut momen-momen adu penalti yang dapat terekam kamera.
Persiapan menuju adu tendangan dua belas pas

Dendi, kiper "Tim Argentina" bersiap-siap menggagalkan tendangan
"Tim Italia" kehilangan poin penting setelah penalti berhasil ditangkap kiper

Dian, kiper "Tim Italia",  gantian berada di bawah mistar

Dian tertunduk lesu setelah bola bersarang di gawangnya

Refleks seorang kiper

Ekspresi kecewa ketika kembali gagal menyelamatkan gawang

Penalti harus digagalkan untuk memperpanjang nafas

Duel penalti antar penjaga gawang

Para pemain SSB Terang Bangsa dalam euforia kemenangan
SSB Terang Bangsa akhirnya memperoleh tiket ke babak selanjutnya setelah unggul angka dalam adu penalti ini.

Foto oleh : Andika Sanjaya
Kamera   : Brica LS-2
Read More …