Abstractive Sense

Sebelumnya, tidak perlu mengernyitkan dahi terhadap judul di atas, karena ini hanya sebuah joke. Exaggeration, menurut buku "The Making of: 3D Animation Movie" karya Zaharuddin G. Djalle, merupakan salah satu gaya dalam film animasi. Gaya yang identik dengan film-film kartun semisal Donald Duck dan Tom and Jerry, ini berusaha melebih-lebihkan tampilan agar lebih dramatis dan ekspresif. Salah satu gambaran dari gaya ini ketika tokoh kartun mengemudikan mobil, maka bentuk dan gerakan mobil sama sekali tidak wajar. Terutama ketika tancap gas atau mengerem, maka bentuk mobil menjadi gepeng dan sebagian ban terangkat.

Nah, ketika saya dalam perjalanan dari Karangpandan menuju rumah, saya memberi kesempatan Brica LS-2 saya untuk menghirup udara segar. Saya memotret mobil, sepeda motor, dan penampakan lain di sepanjang jalan. Namun, dikarenakan kamera saya tidak bisa diutak-atik shutter speed-nya (tentunya), maka hasilnya seperti berikut:



Exaggeration ringan pada sepeda motor dan mobil.

Exaggeration tingkat tinggi.

Amati penampakan bapak-bapak tersebut.
Read More …


Foto-foto Liga Bocah di bawah ini diambil pada Ahad, tanggal 8 Agustus 2010 di Stadion Manahan Solo.


Seseorang berjalan di pinggir lapangan stadion.

Seorang anak berdiri di dekat kostum-kostum tim yang dijemur.

Seorang pemain berjalan-jalan di sekitar tribun, menunggu giliran main.

Pemanasan tim di pinggir lapangan.

Alonso, van Persie, Deco, Rony.F, Alamshah, Ponaryo. Setidaknya sudah ada 2 pemain asli Indonesia dan 3 nama pemain kompetisi lokal di antara kostum-kostum tim elit mancanegara.

Untuk foto-foto lain:
Album 1
Album 2
Read More …

Foto-foto lain dari Liga Bocah II 2010, masih di Stadion Sriwedari.


Para Pemain SSB Macan Putih Kediri sedang melakukan pemanasan diawasi langsung sang pelatih.

Tingkah aneh pemain SSB Tugu Muda Semarang dalam menggiring bola untuk menghindari lawan.

Di sini bukan berarti telah tercipta gol, terutama ketika melihat besarnya gawang, tentu hanya akan berakhir throw-in.


Widodo, seorang pemain SSB Fortuna Sukoharjo selain menunggu giliran tampil juga sedang memantau kekuatan lawan.

Bocah-bocah yang menikmati sepakbola, bermain bola kapan pun di manapun.

Untuk foto-foto lain:
Album 1
Album 3
Read More …

Inilah momen-momen kejuaraan Liga Bocah II 2010 pada hari pertama, Sabtu, 7 Agustus 2010 di Stadion Sriwedari.

Seorang pemain SSB Ansida FC bersiap-siap mengambil tendangan penjuru.


Sekumpulan pemain SSB Macan Putih dari Kediri melakukan pemanasan ringan. Walaupun dalam kejuaraan yang cukup serius, seorang pemain tetap menampilkan raut senyum seorang bocah.


Salah seorang pemain SSB Tugu Muda dari Semarang melakukan pemanasan akrobatik.


Rossi, nama kiper utama SSB Tugu Muda Semarang. Dari belakang hampir mirip seperti Kurnia Meiga, kira-kira nama panjangnya siapa ya? Semoga bukan Valentino.hehe


Para pemain dan ofisial SSB Tugu Muda Semarang melakukan doa bersama sebelum bertanding. Pemain bernomor punggung 13, Fantri, adalah kapten kesebelasan yang dalam pertandingan tersebut menunjukkan permainan yang cukup matang.

Untuk foto-foto lain:
Album 2
Album 3
Read More …

"Melalui rubrik ScoutIDN ini, AbSense akan  menyajikan kumpulan foto bocah-bocah Indonesia yang bermain bola di  lapangan, jalanan, hingga di sepetak lahan sempit. Jadi, salah jika  sepakbola Indonesia hanya identik dengan timnas, atau kompetisi skala  nasional. Masih ada ribuan bocah yang menggandrungi sepakbola, entah  sekedar mengisi waktu luang, bertanding mewakili wilayah, sekolah, SSB, atau tim junior, hingga bercita-cita menjadi pemain profesional. Sepakbola bukan hanya  milik kalangan tertentu, apalagi untuk kepentingan politik, sepakbola  milik seluruh rakyat Indonesia."


Masih di awal Agustus ini, Solo kembali menjadi tuan rumah kejuaraan sepakbola. Kali ini Liga Bocah II 2010, kejuaraan yang mempertemukan sekitar 80 SSB se-Jawa. Event ini dihelat pada tanggal 7-8 Agustus terpisah di tiga tempat berbeda, yakni Lapangan Kotta Barat, Stadion Sriwedari, dan Stadion Manahan. Babak penyisihan digelar di tiga tempat tersebut, khusus untuk final sendiri digelar di Stadion Manahan.

Bagi para gila bola yang sudah terbiasa menyaksikan ISL, Divisi Utama, atau kompetisi senior lainnya, keberadaan kompetisi junior seperti ini jelas memberikan suasana berbeda. Para pemain yang masih bocah terlihat lebih menikmati permainan dan menjunjung tinggi fair play. Suasana di tribun penonton yang lebih kekeluargaan, tidak ada fans-fans fanatik yang akan memperjuangkan klubnya sampai melampaui batas kewajaran. Tiket yang disediakan panitia tergolong sangat murah, hanya Rp 2.000 sebagai uang pembinaan, dan itupun berlaku di tiga venue, termasuk tribun VIP Stadion Manahan. Mungkin sesuatu yang penting dari kejuaraan seperti ini adalah semua pemain yang ikut ambil bagian adalah potensi, yang jika digarap serius dapat mendapat tempat di timnas Merah Putih.

Suasana pertandingan di Stadion Sriwedari





Suasana pertandingan di Lapangan Kotta Barat


Suasana pertandingan di Stadion Manahan


Untuk foto-foto lebih lanjut:
Album 1
Album 2
Album 3
Read More …

Penasaran dengan foto-foto 'abnormal' yang mana sisi terang dan gelap tertangkap dengan jelas, saya mencoba mencari informasi di internet. Ternyata foto semacam itu dibuat dengan menggunakan teknik fotografi HDR (High Dynamic Range). Cukup kecewa, ketika banyak tutorial teknik tersebut mengharuskan saya memotret menggunakan kamera SLR. Teknik ini membutuhkan lebih dari 1 foto yang memiliki tingkat exposure yang berbeda.
Akhirnya, daripada tidak mencoba sama sekali, saya mencari koleksi foto saya yang dulu dijepret dengan kamera Brica LS-2.

Nah, foto Candi Prambanan tersebut lantas saya copy-paste menjadi 3 foto. Setiap foto saya atur exposurenya di Photoshop (antara -2 sampai +2) dan saya eksekusi dengan software Dynamic Photo HDR. Voila! Seperti inilah hasilnya, walaupun tanpa DSLR.
Read More …

Ahad malam, 1 Agustus 2010, Solo menjadi pusat perhatian suporter sepakbola nasional. Piala Indonesia mencapai tahap terakhir, mempertemukan dua raksasa Indonesian Super League, Sriwijaya FC dan Arema Indonesia. Seperti yang terlihat pada layar kaca, venue pertandingan tersebut, Stadion Manahan Solo, dipadati penonton dari kedua tim, bahkan sampai meluber di pojok lapangan. Frame yang ditayangkan melalui televisi selalu sama di seluruh Indonesia, yakni keadaan di dalam stadion. Insiden kartu merah Noh Alam Shah hingga terhentinya pertandingan oleh Kapolda menjadi topik yang ramai dibahas.

Namun, bagi mereka yang terlanjur ngluruk stadion tetapi tidak kebagian tiket (termasuk saya), ceritanya bukan hanya sesederhana itu. Hasrat menonton laga prestisius tidak dapat seketika padam, apalagi rela pulang, hanya karena tidak memegang tiket. Banyak momen unik yang terjadi dan jauh berbeda dari yang terlihat melalui televisi. Inilah beberapa momen yang sudah saya abadikan.
Photobucket
Suasana keramaian di salah satu gerbang stadion. Amati penampakan kaki menggantung. :)
Photobucket
Mereka seperti duduk di buk pinggir jalan, cuma bedanya lebih memacu adrenalin.
Photobucket
Namanya juga nonton gratis, harus puas walau harus nonton di antara kaki-kaki aparat dan bentangan kain kuning. Tetapi, dari sini pun Kurnia Meiga sempat terlihat dari kejauhan. Ada gambar bendera Indonesia dan UK, mungkinkah menggambarkan kwalitas liga yang hampir mirip?
Photobucket
Suporter ada di mana-mana. Di kursi tribun ada, di bawah kursi tribun juga ada.
Photobucket
Coba, ada berapa orang yang duduk di "langit"? Hanya beberapa puluh meter dari lampu stadion.
Photobucket
Seorang penjual siomay berdiri di antara keramaian.
Photobucket
Masih banyak jalan menuju Roma (baca: Rhoma). Selalu ada pemecahan untuk setiap masalah.
Photobucket
Terima kasih kepada panpel atas inisiatifnya menyediakan layar tancap bagi mereka-mereka yang kurang beruntung. Semua berkumpul di sekitar tempat parkir, serasa drive-in theater.


Lebih lanjut mengenai berita sepakbola usia dini. Cek ini..



Cek di sini..
Read More …



Jika kamu penggemar musik-musik ber-genre ska dan tertarik mengikuti informasi genre ini, langsung saja masuk ke Train to Skaville. Sebuah situs yang merangkum informasi-informasi musik ska dari penggemar mancanegara. Selain ska, musik bergenre reggae juga ada. Namun, sebelumnya pastikan koneksi internet kamu sedang berada pada
Read More …