Abstractive Sense

Paradigma adalah suatu world view yang dipergunakan oleh suatu komunitas ilmuwan tertentu untuk mempelajari obyek keilmuwan mereka. (Dr. Wahyudi Winarjo, M.Si)
Paradigma disebut juga perspektif atau cara melihat fenomena tertentu. (Miller, 2002: 1)
Paradigma dari teori politik erat hubungannya dengan keadaan politik saat teori itu dibuat.

Konservatif
Para ilmuwan yang beraliran konservatif selalu membela dan mempertahankan teori politik yang ada. Mereka tidak mau merubah apapun dan ingin mempertahankan status quo mereka. Para ilmuwan tersebut biasanya mendapat “manfaat“ dari kehidupan politik/pemerintahan saat itu, kemungkinan merekalah yang sedang memerintah. Kemungkinan lain jika mereka adalah ahli hukum yang selalu menginginkan ketertiban dalam masyarakat.

Radikal

....

Para ilmuwan yang menganut aliran ini merasa tidak puas dengan pemerintahan saat itu. Mereka menginginkan perubahan dan perbaikan. Para pendukung aliran ini biasanya tidak mendapat “manfaat“ dari pemerintahan yang ada, dalam artian tidak memerintah. Namun, permasalahannya, terkadang seorang pendukung fanatik radikalisme yang selalu mengobarkan semangat perubahan tanpa henti sekalipun memiliki suatu kecenderungan yang aneh. Jika usahanya berhasil, terjadi perubahan dan ia mendapat “manfaat“ dari pemerintahan selanjutnya, maka ia cenderung berubah menjadi konservatif. Begitulah politik.

Daftar Bacaan
Budiardjo, Miriam. 1982. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia.
Rahyono. 1998. Teori Sosial dan Politik. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Salim, Agus. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Categories: , , ,

2 Responses so far.

  1. seperttinya banyak teori dalam politik yang tak jarang dijadikan sbg paradigma kaum politisi. tapi dalam politik memang bisa selalu berubah. mereka yang konservatif pun bisa jadi akan lentur apabila kepentingannya terpenuhi.

  2. Bener, Pak Sawali. Terkadang saya kagum sama politisi yang berkoar-koar membela rakyat, tapi lain waktu kadang sebel juga ktk setelah menjabat lupa deeh. Tidak ada kekaguman abadi dalam politik.Hehe

Leave a Reply