Abstractive Sense

Teori Dependensi (Dependency Theory)

"Suatu saat tertentu, orang akan tergantung dengan media"

Teori ini dikembangkan Ball-Rokeach dan Melvin De Fleur (1976). Setiap individu dipandang memiliki berbagai ketergantungan terhadap media. Ketergantungan bervariasi untuk orang-orang tertentu, kelompok tertentu, dan budaya tertentu.

Kapan tergantung?
Mereka tergantung bilamana "Derajat Stabilitas" mereka terganggu. Semakin besar perubahan sosial pada masyarakat, semakin besar pula ketidakpastian (uncertainty), dan berujung terganggunya stabilitas. Terganggunya stabilitas antara lain ketika ada peristiwa bencana alam, pesawat jatuh, bom, teroris, atau konflik berdarah. Biasanya, seseorang yang memiliki sanak saudara di sekitar lokasi suatu peristiwa, rajin mengecek media massa untuk memastikan kondisi saudaranya tersebut.
....

Selain itu, sistem suatu media juga menjadi faktor ketergantungan.
- Fungsi pelayanan, apakah media untuk pemerintah, suatu golongan, atau khalayak luas.
- Jenis informasi, berita atau entertain.
Semakin tersentral suatu media terhadap kelompok tertentu, semakin tinggi tingkat ketergantungan.

Bagaimana efeknya?
Efek dapat berupa:
- Kognitif, semisal ambiguitas, pembentukan sikap, perluas sistem kepercayaan, dan perjelas nilai.
- Afektif, semisal ketakutan, kegelisahan, keterasingan, dan hal-hal menyangkut moral.
- Behavioral, semisal pengaktifan Tingkah Laku, inisiatif TL baru, dan deaktif TL.



Referensi: Catatan Kuliah Teori Komunikasi

3 Responses so far.

  1. Anonim says:

    Nice

  2. bu Tiwi bangetz... :)

  3. bu Tiwi bangetz.... :)

Leave a Reply