Abstractive Sense

Bagi mahasiswa komunikasi yang mengambil mata kuliah MMM, diharapkan mengkopi materi ini.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


MANAJEMEN MEDIA MASSA

Oleh : Hj.Maria Sri Sumarni,SE

Manajemen sebagai proses penting untuk menggerakkan organisasi, karena tanpa manajemen yang efektif tidak ada usaha yang akan berhasil. Tercapainya tujuan organisasi baik tujuan ekonomis, social atau politik, untuk sebagian besar tergantung kepada kemampuan para manajer dalam organisasi yang bersangkutan. Manajemen memberikan efektivitas pada usaha manusia.

RADIO : Medium yang Hanya Suara

Untuk menyelenggarakan siaran radio dengan benar dan untuk mencapai hasil yang baik, penyelenggaraan siaran radio harus meletakkan langkah pertama, mereka memahami radio sebagai medium komunikasi massa. Konsep harus kembali ke pemahaman figure radio, khususnya cara kerja radio dan karakteristiknya. Dengan memahami sifat-sifat radio, maka penyelenggara siaran mempunyai pengetahuan yang memadai cara memanfaatkan komunikasi radio secara efektif. Cara termudah memahami karakter radio, tempatkan diri anda sebagai pendengar dan cermati perilaku pendengar terhadap radio.

RAGAM SUDUT PANDANG PENDENGAR :

Ada 9 poin penting yang harus kita perhatikan :


  • Radio Bukan Media Utama

Maksudnya, radio adalah satu-satunya medium yang dapat dinikmati oleh pendengar sambil melakukan aktivitas : mencuci, memasak, di kantor, di mobil, di tempat tidur. Bandingkan dengan media lain : media cetak, televise. Akibatnya, radio sering berada pada posisi sebagai pelengkap, manakala pendengar melakukan aktivitas lainnya. Dalam situasi seperti ini, sulit diharapkan pendengar berkonsentrasi ke radio. Dan hanya pada situasi khusus sajalah radio akan didengarkan dengan konsentrasi penuh.

  • Mudah berpindah ke lain frekuensi

Sarana yang palling mudah didengarkan pendengar manakala suka atau tidak suka adalah tinggal pindah frekuensi atau justru radionya dimatikan. Karena yang jadi patokan pendengar adalah acara atau lagu yang mereka sukai atau tidak.

Tips : tarik perhatian pendengar dan pertahankan perhatian itu agar tetap tertuju ke acara anda.

  • Daya terima pendengar sangat terbatas

Perilaku penyiar atau siapapunyang ada di depan mikrofon siaran adalah ingin menyampaikan informasi atau materi kependengar sebanyak banyaknya. Namun keinginan ini harus ditahan, karena kapasitas daya tahan pendengar terbatas untuk menyerap informasi.

Tips : buat materi yang ringkas, padat, dan komunikatif.

  • Radio komunikasi searah

Maksudnya sulit di radio dilakukan komunikasi dua arah seperti layaknya orang sedang berkomunikasi atau dialog. Keadaan seperti inilah yang menyebabkan pendengar dalam posisi pasif.

Namun dalam perkembangan teknologi komunikasi dan konsep keradioan yang modern, karakter searah dapat diterobos, dalam siaran dinamakan “interaktif”.

Namun prakteknya masih banyak pendengar yang kadang kadang belum tertampung untuk siaran interaktifkarena keterbatasan (waktu maupun alat).

  • Keseimbangan kecepatan siaran dan daya tangkap pendengar

Penyelenggara siaran wajib memperhitungkan keseimbngan antara kecepatan materi siaran sampai ke pendengar dan kemampuan pendengar untuk menyerap materi tersebut. Karena secepat materi siaran itu terdengar, secepat itu pula suara langsung lenyap di udara.

Tips : kenali pendengar secara mendalam menurut pendekatan demografi dan psikografi.

  • Makna tergantung suara

Betapa rumitnya dan sensitifnya produk siaran radio, penyelenggara siaran dituntut kepiawaianya menerjemahkan banyak hal, termasuk fakta fakta visual dirubah dalam bentuk suara yang kadang banyak kelemahannya.

Tips : pandai pandailah menemukan padanan kata / makna yang dapat dipersepsikan pendengar dengan tepat dan benar. Perhatikan pula cara penyampaian dan komunikasinya, karena makna juga sangat tergantung dari bunyi komunikasi yang disiarkan.

  • Menguatkan daya dengar

Radio dan personil penyiarandapat melatih pendengar untuk membiasakan diri menjadi pendengar yang fanatik, apabila kita mampu memenuhi kebutuhan pendengar.

Teori komunikasi menyatakan, media massa mempunyai kemampuan membentuk perilaku konsumen melalui progam siaran dan produksi siaran.

Tips : amati kekuatan daya dengar khalayak pendengar, sekaligus menguji kemampuan radio dan pelaksana sairannya menggiring pendengar memperkuat minat dan kemamapuan mendengarkan radio.

  • Imajinasi menghadapi seorang pendengar

Karakter komunikasi radio yang harus diadaptasi adalah komunikasi personal. Benar bahwa siaran radio didengarkan banyak orang secara simultan. Tetapi keintiman radio dan pendengar harus didekati melalui komunikasi personal. Karena sapaan penyiar kepada pendengar harus perorangan, bukan kepada kelompok orang sekaligus. Karena dengan carademikian pendengar tidak merasakan sentuhan keakraban komunikasi.

Tips : unsur penyiaran harus terlatih membangun imajinasi ketika yang bersangkutan sedang bersiaran secara otomatis pasti akan membayangkan.

  • Dimensi suara

Penyelenggara siaran siaran dituntutmemaksimalkan pengaruh dan dampak siaran terhadap pendengar. Bahwa yang disebut suara harus dipahami bukan hanya vokal penyiar, pemilihan musik dan jenis lagu akan menjadi kekuatan sebuah radio.

Penyelenggara siaran dituntu harus kreatif dalam memproduksi paket paket siaran, dapat berbentuk hiburan, jurnalistik atau gabungan keduanya.

SOSOK RADIO SIARAN

Sama seperti layaknya media massa cetak maupun TV, penyelenggaraan siaran radio jug mengacu pola pengelola yang serupa. Sedikitnya dunnia siaran akan terbagi menjadi 3 pilar utama :

  1. Bidang produksi / penyiaran
  2. Bidang usaha / manajemen
  3. Bidang teknik

PERAN & TANGGUNG JAWAB RADIO

  1. Peran informasi
  2. Peran eduksi
  3. Peran hiburan

Dan apabila fungsi ini mampu berjalan secara seimbang, maka radio tersebut dapat dikatakan sebagai radio ideal.

JENIS PERAN DAN FUNGSI DI RADIO

Bidang Produksi

  1. Manajer siaran / programmer
  2. Produser
  3. Manajer pemberitaan
  4. Penata musik / music director
  5. Penyiar / operator
  6. Reporter
  7. Penulis naskah / script writer
  8. Pembaca berita / newscaster
  9. Dll.

Bidang Usaha / Manajemen

  1. Pimpinan perusahaan
  2. Manajer personalia
  3. Manajer keuangan
  4. Manajer pemasaran
  5. Manajer hubungan masyarakat
  6. Manajer kegiatan luar
  7. Account executive
  8. Penerima tamu
  9. Bagian rumah tangga
  10. Dll.

Bidang Teknik

  1. Manajer teknik
  2. Manajer rekaman
  3. Petugas teknik
  4. Dll.

PENYIAR RADIO

Siapakah penyiar radio itu? Apa fungsinya? Nah menurut Howart Gough seorang editor buku pelatihan keradioan “Planning Presenting, Producing The Radio Rrogramme” mengatakan ada 8 langkah besar yang harus dicermati penyiar radio.

8 langkah penting bagi penyiar radio

  1. Melibatkan pendengar ke program
  2. Bicara bukan bersuara
  3. Bergairah
  4. Empati
  5. Memaksimalkan ekspresi tubuh ke suara
  6. Jadilah etalase yang baik
  7. Terbuka pada kritik
  8. Jadilah pendengar yang baik

PEMASARAN / MARKETING

Adalah kegiatan yang mengusahakan agar produk yang akan dipasarkan dapat diterima dan disenangi oleh pasar.

Jenis Produk

  1. Tak berwujud / jasa
  2. Berwujud

Pelayanan Jasa, termasuk jasa penyiaran radio

Kegiatan Pemasaran

Sebelum diproduksi

  1. Penelitian / survey pendengar
  2. Desain / acara apa yang dinikmati pendengar
  3. Penentuan harga jual

Setelah produk / materi siaran selesai diproduksi

  1. Promosi ( sebelum acara disiarkan, diberitahukan ke pendengar lewat RE)
  2. Tawar-menawar / pemberian diskon / harga per paket
  3. Penawaran saat pembelian / laporan bukti siar
  4. Pelayanan purna jual lainnya, selalu menjaga hubungan baik, membantu kegiatan acara show dll.

TIGA JENIS STRATEGI PEMASARAN :

  1. Single Target ( satu sasaran ) : yaitu pengusaha memilih salah satu segmen yang dipandang paling potensial dan kemudian dijadikan sebagai sasaran (target) untuk dilayani. (juga disebut Concetrated Marketing) misalnya target pendengar kita anak muda yang berwirausaha / radio bisnis khusus laki-laki. (musik yang disajikan khusus jazz).
  2. Multi Targets ( sasaran ganda ) : pengusaha memiliki beberapa segmen untuk dilayani, tetapi dengan pelayanan atau strategi marketing mix yang berbeda terhadap segmen yang berbeda. (juga disebut Diferentiated Marketing) melayani anak-anak muda / ABG, laki-laki dan perepuan, musik pop kreatif, dan lagu-lagu oldiest.
  3. Combine Targets ( sasaran kombinasi ) : pengusaha menyatukan beberapa segmen menjadi satu segmen yang lebih luas sebagai sasaran dan kemudian mengatur strategi untuk segmen pasar yang luas, strategi ini diambil karena pertimbangan beberapa hal (ini disebut juga Undiferentiated Marketing). Radio keluarga : bapak, ibu anak, acara budaya dengan lagu-lagu yang lebih variatif.


Leave a Reply